Pimpinan Honorer dan PPPK Riau Sampaikan 8 Tuntutan kepada Gubernur, Termasuk Soal R3
Gubernur Riau Abdul Wahid. Foto istimewa - rakyatbenteng.bacakoran.co--
RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO - Pimpinan Forum Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK) Provinsi Riau melakukan audiensi dengan Gubernur Riau, H. Abdul Wahid, pada Senin, 26 Mei 2025. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah aspirasi penting disampaikan, khususnya yang berkaitan dengan nasib tenaga honorer dan pegawai PPPK di Riau.
Dilansir dari berbagai sumber, Ketua Forum ASN PPPK Provinsi Riau, Eko Wibowo (akrab disapa Ekowi), menyampaikan apresiasi atas kesediaan Gubernur untuk berdialog dan mendengarkan langsung keluhan serta usulan dari para PPPK.
“Kami sangat mengapresiasi Bapak Gubernur yang sudah meluangkan waktu untuk mendengarkan suara PPPK. Ini menjadi momentum penting bagi kami untuk menyuarakan kebutuhan riil di lapangan,” ujar Ekowi.
BACA JUGA:Jangan Senang Dulu, Kelulusan PPPK 2024 Bisa Dibatalkan karena Pelanggaran Ini
BACA JUGA:Skema Gaji PPPK Bakal Berubah, Berlaku Juni 2025, Cek Besarannya
Dalam kesempatan tersebut, Forum ASN PPPK Riau menyampaikan delapan poin aspirasi utama, yakni:
1. Relokasi PPPK formasi 2021 agar kembali mengajar di sekolah induk sesuai dengan domisili KTP.
2. Perpanjangan SK PPPK hingga usia pensiun tanpa perlu perpanjangan kontrak berkala.
3. Penyetaraan TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) antara PPPK dan PNS.
4. Keterlibatan PPPK dalam pengangkatan jabatan kepala sekolah.
5. Kepastian pelantikan PPPK 2024 tahap 1 yang telah lulus seleksi.
6. Pembayaran gaji langsung ke rekening pribadi guru PPPK, bukan melalui rekening sekolah, untuk menghindari keterlambatan.
7. Pengangkatan honorer R3 pada formasi PPPK 2024 tahap 1 sebagai pegawai penuh waktu, bukan paruh waktu, karena mereka telah masuk dalam database BKN.
8. Formasi penuh waktu bagi honorer non-database BKN yang lulus seleksi PPPK 2024 tahap 2.
BACA JUGA:Menag Nasaruddin Umar Melantik 71 Ribu PPPK, Ini Pesannya
Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Riau Abdul Wahid menyatakan akan mengakomodasi dan mempertimbangkan kebijakan yang selaras dengan aturan dari pemerintah pusat.
“Untuk pelantikan PPPK 2024 tahap 1, rencananya akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2025. Mohon rekan-rekan tetap tenang dan bersabar,” jelasnya.
Sebagai penutup, Ekowi yang juga merupakan guru PPPK di SMKN 2 Pekanbaru menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Riau atas keterbukaan dan dukungannya terhadap aspirasi PPPK. Ia berharap, pemerintah provinsi terus berpihak pada tenaga pendidik dan honorer yang telah lama mengabdi.(**)