Bantuan Pupuk Dinantikan Petani, Penerima Seragam Gratis Berkurang, Sampah Tidak Mudah
--
Rapor 1 Bulan Pemerintahan Rachmat-Tarmizi
RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO - Hari ini, 20 Maret 2025 tepat 1 bulan usia Pemerintahan Rachmat Riyanto dan Tarmizi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Tengah. Keduanya dilantik pada 20 Februari 2025 lalu serentak dengan Kepala Daerah lain oleh Presiden Prabowo Subianto. Lantas bagaimana rapor kinerja ataupun progres program andalan pasangan Rachmat-Tarmizi setelah 1 bulan memimpin?
Para petani yang tergabung dalam kelompok tani menantikan salah satu program 100 hari Rachmat-Tarmizi, yakni bantuan pupuk gratis. Pupuk gratis sendiri masuk dalam item program ketahanan pangan bersama dengan rehab saluran irigasi, inventarisasi kelompok tani dan item lainnya. Sejauh ini belum ada tanda-tanda realisasi bantuan tersebut. Terlebih adanya kebijakan efisiensi anggaran.
BACA JUGA:THR ASN Bengkulu Tengah Cair, 26 OPD Telah Disalurkan, 14 OPD Menyusul
Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi di Kecamatan Semidang Lagan, Puspita mengaku sampai saat ini pihaknya belum memperoleh info mengenai realisasi bantuan pupuk gratis. Yang telah didapatkan KWT Srikandi adalah bantuan dari proposal sebanyak 4,6 ton secara berkala.
"Yang kami dapat itu secara bertahap. Kalau yang dari pak Bupati baru belum ada, itu kemarin program bupati lama. Kami sangat mengharapkan dengan bapak bupati baru semoga beberapa proposal yang kami ajukan tahun lalu dan tahun ini dapat diterima. Dan kami juga berharap dengan ibu-ibu KWT sering melakukan pelatihan agar bisa menjadi program duta petani milenial," jelas Puspita.
BACA JUGA:Bappeda Sebut Lahan di Perkantoran Bukan untuk Masjid Agung, Halis: Saya Kades Saat Itu
Terpisah, Ketua kelompok tani Mekar Jaya, Prayitno mengatakan, pihaknya hanya mendapatkan pupuk jenis NPK Ponsta untuk palawija dan kopi dari pengajuan proposal pupuk subsidi.
"Yang kami dapat itu murni dari pengajuan kami sendiri bukan dari bantuan pemerintah. Kalau untuk saat ini kami belum tahu ada bantuan dari bupati baru. Mencari pupuk juga sekarang karena kami sudah ada jadi tidak terlalu sulit untuk stok, mungkin bagi yang lain, yang tidak menerima bakal kesusahan," kata Prayitno
Program berikutnya, jalan mulus sebagaimana pernah disampaikan Bupati Rachmat Riyanto beberapa waktu lalu bahwa perdana akan disambung jalan Inpres yang menghubungkan kantor bupati atau Setdakan di Ujung Karang dengan komplek perkantoran di Desa Renah Semanek. Kapan waktu realisasinya, dari Dinas PUPR saat dikonfirmasi memberi penjelasan setelah lebaran Idulfitri.
BACA JUGA:Musyawarah Mufakat, Benni Hidayat Ketua DPD KAI Provinsi Bengkulu Terpilih
"Insya allah direalisasikan. Dalam proses diawali lelang terlebih dahulu," singkat Kadis PUPR, Febrian Fatahillah.
Program lain yang gencar dijalankan adalah Benteng Berbinar, bersih dan bersinar. Sementara pemahaman akan bersinar masih bias, seperti apa teknisnya sehingga dapat diartikan bersinar, yang baru terlihat adalah aksi bersih sampah yang dimotori Dinas LH. Gerakan Jumat Bersih rutin dijalankan oleh OPD.
Sekalipun telah rutin dilaksanakan, ditambah lagi dilakukan pemasangan spanduk larangan membuang sampah sembarangan di lokasi pembuang sampah liar, faktanya dari pantauan wartawan masih saja ada sampah berserakan di tempat itu. Sejumlah pihak sebelumnya telah memberi masukan bahwa mengatasi sampah bukan perkara mudah karena membutuhkan peran serta masyarakat dan penanganan khusus. Yang tak kalah pentingnya harus ada sanksi tegas untuk membuat efek jera bagi siapapun yang melanggar.