MAB Segera Memasarkan Mobil Listrik dengan Panel Surya, Pertama di Indonesia
--
RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO - Industri kendaraan listrik nasional bersiap memasuki babak baru. PT. Mobil Anak Bangsa (MAB) menjalin kemitraan strategis dengan Solarky Mobility Technologies (HK) Ltd dan PT. Fortuna Ventura Investindo (FVI).
MAB, HK, dan FVI mulai mengembangkan dan bersiap memproduksi, serta memasarkan mobil listrik bertenaga surya di Indonesia. Kolaborasi diklaim melahirkan kendaraan listrik pertama di dunia yang memanfaatkan panel surya sebagai sumber energi utama.
Dalam skema kerja sama tersebut, fasilitas produksi PT. MAB yang berlokasi di Jawa Tengah akan menjadi basis perakitan kendaraan. Proses produksi dilakukan dengan skema Incompletely Knocked Down (IKD), di mana komponen utama dirakit secara lokal. Sementara itu, Solarky Mobility Technologies bertanggung jawab menyuplai sistem panel surya unik beserta komponen inti kendaraan.
Soal urusan pemasaran dan distribusi, PT. Fortuna Ventura Investindo dipercaya sebagai mitra penjualan resmi di Indonesia. Pendiri PT. MAB, Moeldoko, menilai kolaborasi sebagai terobosan penting dalam menjawab kebutuhan kendaraan listrik yang efisien dan relevan dengan kondisi Indonesia.
Menurutnya, penggunaan panel surya menjadi pembeda utama dibandingkan EV konvensional. "Kendaraan ini unik karena menggunakan tenaga surya. Mungkin ini yang pertama di dunia,” ujar Moeldoko dalam keterangannya, Minggu (4/1). Produk pertamanya Solarsky Sun V. Mobil listrik mungil ini dibekali panel surya yang mampu mengisi baterai secara langsung.
Klaimnya, kendaraan dapat menjelajah hingga 200 kilometer tanpa perlu pengisian daya melalui charger eksternal. Jika jarak tempuh melebihi batas tersebut, pengemudi tetap memiliki opsi menggunakan tenaga surya atau pengisian plug-in seperti mobil listrik pada umumnya.
Secara dimensi, Solarsky Sun V memiliki panjang 3.150 mm, lebar 1.490 mm, dan tinggi 1.700 mm, sekelas city car listrik. Soal harga, mobil ditargetkan dijual seharga di bawah Rp 150 juta. PT. Fortuna Ventura Investindo pun berkomitmen menyerap 2.000 unit pada tahun pertama.
Harapan targetnya meningkat hingga lebih dari 10.000 unit per tahun seiring tumbuhnya pasar EV nasional. (**)