Tanggapi Kritik Golbe, Koordinator Wilayah Tegaskan SPPG Harus Gunakan Bahan Lokal

--

RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO - Minimnya keterlibatan pelaku usaha lokal dalam pemenuhan bahan baku Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bengkulu Tengah mendapat perhatian dari Koordinator Wilayah setempat. Ia menegaskan bahwa penggunaan bahan baku lokal tetap menjadi prioritas sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Koordinator Wilayah Bengkulu Tengah, Roni Vidiansyah, menanggapi keluhan sejumlah pemilik kandang ayam petelur yang mengaku belum pernah diajak berkoordinasi oleh pihak SPPG. Isu tersebut sebelumnya juga disoroti oleh Gerakan Ormas dan LSM Bersatu (Golbe) Bengkulu Tengah, yang menilai pengelola SPPG kurang melibatkan UMKM lokal serta terkesan abai dalam perencanaan kebutuhan bahan baku ke depan.

BACA JUGA:Penanaman Pohon Serentak se-Provinsi Bengkulu, Gubernur Helmi Tegaskan Larangan Sawit di Sempadan Sungai

Roni menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi oleh masa libur sekolah yang saat ini masih berlangsung. Meski demikian, pihaknya memastikan pendataan pemasok lokal akan segera dilakukan, sekaligus memberikan arahan kepada seluruh pengelola SPPG agar mengutamakan bahan baku dari daerah sendiri.

“Memang saat ini masih masa libur sekolah dan fokus layanan sementara diarahkan kepada ibu hamil. Namun ke depan kami akan melakukan pendataan dan memberikan arahan kepada SPPG agar sesuai regulasi, jika bahan baku lokal tersedia dengan mutu baik dan jumlah mencukupi, maka wajib digunakan,” ujar Roni.

BACA JUGA:Ruang Kelas Direhab dan Gedung Administrasi Dibangun, Revitalisasi SMAN 3 Bengkulu Tengah Tuntas

Ia menambahkan, pengadaan bahan baku sejatinya merupakan tanggung jawab pihak yayasan SPPG, baik ketua yayasan maupun kepala dapur. Oleh karena itu, koordinasi dan pemahaman akan diperkuat agar seluruh SPPG di Bengkulu Tengah memiliki kesamaan persepsi dalam memberdayakan potensi lokal.

“Untuk urusan bahan baku memang menjadi tugas pihak SPPG. Namun nanti akan kami berikan pemahaman yang lebih matang kepada seluruh pengelola SPPG di Kabupaten Bengkulu Tengah, agar pelaku usaha lokal tidak terabaikan,” tegasnya.(one)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan