Ribuan Calon PPPK Paruh Waktu Siapkan Aksi Besar-besaran, Pemicunya soal Gaji

--

RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO - Ribuan calon PPPK paruh waktu di provinsi Jawa Timur (Jatim) bakal turun ke jalan.

Mereka menyiapkan aksi besar-besaran untuk mengepung Gedung Grahadi.

Ketua Aliansi R2 R3 Jatim Faisol Mahardika mengatakan, sekitar 7000 orang akan ikut meramaikan aksi tersebut.

Mereka calon PPPK paruh waktu dari berbagi unit kerja di Provinsi Jatim.

"Aksi ini sebetulnya desakan dari para calon PPPK Paruh waktu, dan hasil zoom saya bersama para calon PPPK Paruh Waktu se-Jawa Timur semalam pukul 20:00 WIB," kata Faisol kepada JPNN, Selasa (30/12).

Guru honorer yang juga ketua umum Aliansi Gabungan R2 R3 Indonesia ini menambahkan, calon PPPK paruh waktu memutuskan turun ke jalan karena khawatir kebijakan gubenur soal penggajian tidak dijalankan dengan baik di lapangan.

Itu karena tidak ada regulasi yang menjamin janji Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dilaksanakan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

"Bu Gubernur janji gaji PPPK paruh waktu lebih tinggi dari honorer, tetapi apakah benar direalisasikan karena tidak ada surat edarannya," ujar Faisol.

Keraguan calon PPPK paruh waktu di Jatim ini, menurut Faisol, salah satunya dari sikap pemprov yang tidak mengagendakan pelantikan mereka sebagai ASN.

Padahal, daerah lain melantik PPPK paruh waktu.

Pemprov Jatim dinilai tidak menghargai pengabdian 21 ribu honorer bertahun-tahun.

"Wajar kalau teman-teman meragukan pemprov Jatim apakah mampu merealisasikan niat bait Ibu Gubernur," tegas Faisol.

Mengenai kapan aksinya, Faisol mengungkapkan rencananya dalam dua minggu ke depan, karena masih mempersiapkan anggota di seluruh Jawa Timur.

Sebelumnya, Faisol mengaku telah berkomunikasi dengan kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur (Jatim) mengenai pengangkatan 21 ribu PPPK paruh waiktu.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan