Di Tengah Efisiensi, OPD Bengkulu Tengah Siapkan Program Prioritas untuk 2026

--

RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO - Meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bengkulu Tengah tetap menyusun dan mengajukan berbagai program pembangunan untuk tahun anggaran 2026. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan roda pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Bengkulu Tengah, Helmi Yuliandri, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah kegiatan prioritas yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan dan pengembangan sektor perikanan.

BACA JUGA:UMK Bengkulu Tengah 2026 Resmi Naik, Disepakati Rp 2,94 Juta

“Untuk tahun 2026, DKPP masih fokus pada kegiatan Gerakan Pangan Murah guna menjaga stabilitas inflasi melalui kerja sama dengan Bulog. Selain itu, ada pengawasan keamanan pangan segar untuk dapur SPPG, program Kampung Nelayan Merah Putih dari Kementerian KKP, serta pengembangan perikanan budidaya,” ujar Helmi.

Ia menjelaskan, keempat program tersebut menjadi prioritas utama DKPP dengan harapan dukungan anggaran dapat mencukupi sehingga seluruh kegiatan dapat direalisasikan secara maksimal.

BACA JUGA:Terkait Laporan Kades, Camat Pondok Kubang Minta Mediasi Digelar Kepala Dingin

Selain mengandalkan anggaran daerah, DKPP juga mengusulkan sejumlah program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Untuk APBN, kami mengusulkan bantuan peralatan pengecekan keamanan pangan, bantuan dapur SPPG untuk wilayah terpencil atau daerah 3T, serta prasarana dan sarana pengembangan perikanan budidaya dan perikanan tangkap. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” tambahnya.

Helmi juga mengungkapkan, apabila anggaran memungkinkan, DKPP berencana melakukan rehabilitasi kantor serta pembangunan laboratorium mini untuk uji keamanan pangan. Usulan tersebut telah disampaikan kepada Bappenas dan Badan Gizi Nasional (BGN), mencakup kebutuhan bangunan hingga peralatannya.

BACA JUGA:DPRD Bengkulu Tengah Soroti Konflik Camat–Kades Pondok Kubang, Pelayanan Publik Jadi Taruhan

“Rehab kantor dan pembangunan laboratorium mini untuk uji keamanan pangan juga menjadi rencana kami. Untuk laboratorium mini itu sudah kami usulkan ke Bappenas dan BGN, termasuk bangunan dan peralatannya,” jelas Helmi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bengkulu Tengah, Edward Novrin, mengatakan bahwa pihaknya belum banyak menyusun program baru untuk tahun 2026, seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan.

BACA JUGA:SDN 73 Bengkulu Tengah Terima Bantuan UKS dan Sanitasi, Mutu Pendidikan Kian Merata

“Belum terlalu banyak rencana karena kondisi efisiensi anggaran. Namun, kami masih menunggu realisasi pembangunan taman dan rehabilitasi objek wisata Danau Gedang yang sudah diusulkan ke Balai Cipta Karya,” ungkap Edward.(ryu)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan