Batik Sungai Lemau Sudah Berstatus IG, Tapi Pesanan dari OPD Masih Minim

--

RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO – Meski telah resmi terdaftar sebagai produk Indikasi Geografis (IG) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Batik Sungai Lemau masih menghadapi tantangan dalam pemasaran. Salah satu kendala utamanya ialah minimnya pesanan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah.

Batik khas daerah yang menjadi ikon budaya Bengkulu Tengah ini telah dipromosikan melalui berbagai kegiatan pemerintah. Bahkan, Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, ST, MAP, beberapa kali mengenakan Batik Sungai Lemau dalam acara resmi sebagai bentuk kebanggaan daerah. Namun, langkah tersebut belum diikuti sepenuhnya oleh perangkat daerah lainnya.

BACA JUGA:12 KPM Desa Air Putih Terima BLT-DD, RKPDes 2026 Mulai Disusun

Pengrajin Batik Sungai Lemau dari Kampung Batik Panca Mukti, Nanik Hidayati, mengungkapkan bahwa hingga kini pesanan batik dari instansi pemerintah masih sangat terbatas.

“Pemesanan dari OPD belum optimal. Hanya beberapa instansi seperti Dinas Sosial, Bappeda, dan Puskesmas yang sudah memesan. Kalau dari sekolah-sekolah, masih sangat sedikit,” ujar Nanik.

Menurutnya, meskipun Batik Sungai Lemau sudah diakui secara nasional, para pengrajin masih kesulitan memasarkan produknya karena keterbatasan tenaga promosi dan modal produksi.

BACA JUGA:Warga Desa Sukarami Ancam Demo ke ATR/BPN Bengkulu Tengah, Surat Pemecahan Sertifikat Tak Kunjung Ada

“Kami tidak punya sumber daya khusus untuk mensosialisasikan batik ini langsung ke instansi atau sekolah. Jadi, selama ini kami hanya menunggu pesanan masuk. Kadang ada juga yang pesan dari luar daerah seperti Kota Bengkulu, tapi tidak rutin,” jelasnya.

Batik Sungai Lemau memiliki keunikan tersendiri, baik dari segi teknik pembuatan canting tulis, penggunaan pewarna alami, hingga motif khas Gunung Bungkuk yang menjadi simbol identitas daerah. Menurut Nanik, pengakuan IG seharusnya menjadi momentum bagi semua pihak, terutama pemerintah daerah, untuk menggunakan batik lokal dalam setiap kegiatan resmi.

BACA JUGA:Bupati Bengkulu Tengah Kenakan Batik Sungai Lemau, Tegaskan Empat Unsur Motif Khas IG

“Kalau semua ASN dan OPD di Bengkulu Tengah mau memakai Batik Sungai Lemau, tentu sangat membantu perputaran ekonomi pengrajin. Sekaligus bisa memperkuat kebanggaan terhadap produk lokal kita sendiri,” tutupnya.(iza)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan