Bupati Bengkulu Tengah Kenakan Batik Sungai Lemau, Tegaskan Empat Unsur Motif Khas IG

Drs. Rachmat Riyanto S.T, M.A.P., Bupati Bengkulu Tengah--

RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO - Dalam acara “Kanal Pamit” Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu Tengah yang digelar di Pendopo Bukit Kandis pada Sabtu (25/10), Bupati Bengkulu Tengah Drs. Rachmat Riyanto, ST., MAP tampil mengenakan batik khas daerah Sungai Lemau. Momen tersebut dimanfaatkan Rachmat untuk mempromosikan batik kebanggaan Bengkulu Tengah yang kini telah terdaftar sebagai produk Indikasi Geografis (IG) di Kementerian Hukum dan HAM.

Dalam sambutannya, Bupati Rachmat menegaskan bahwa Batik Sungai Lemau memiliki empat unsur utama yang mencerminkan karakteristik dan kekayaan alam Bengkulu Tengah, yaitu Gunung Bungkuk, aliran Sungai Lemau, Batu Andesit, dan pelepah daun sawit.

BACA JUGA:Bengkulu Tengah Optimistis Raih Juara di Festival Tunas Bahasa Ibu

“Saya dan istri hari ini menggunakan Batik Sungai Lemau. Ini adalah batik khas Kabupaten Bengkulu Tengah. Ada empat unsur pokok yang menjadi satu kesatuan dalam batik ini, yaitu Gunung Bungkuk, Sungai Lemau, Batu Andesit, dan pelepah daun sawit. Alhamdulillah, Batik Sungai Lemau juga sudah mendapatkan Indikasi Geografis yang terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM,” ujar Rachmat.

Indikasi Geografis (IG) memberikan pengakuan resmi terhadap keunikan dan karakteristik khas suatu produk yang berasal dari wilayah tertentu. Proses pengajuan Batik Sungai Lemau sebagai produk IG telah melewati serangkaian tahapan administrasi, termasuk pemeriksaan menyeluruh terhadap proses pembuatan, pewarnaan, hingga tahap penyelesaian (finishing).

BACA JUGA:Kenal Pamit Kajari Bengkulu Tengah, Bupati Harapkan Sinergi Berlanjut di Bawah Kepemimpinan Sri Murni

Proses tersebut memastikan Batik Sungai Lemau tetap mempertahankan mutu, nilai estetika, serta identitas lokal Bengkulu Tengah yang membedakannya dari batik daerah lain di Indonesia.

Dengan pengakuan Indikasi Geografis ini, Batik Sungai Lemau diharapkan dapat menjadi ikon budaya dan ekonomi kreatif Bengkulu Tengah, sekaligus memperkuat posisi daerah dalam pelestarian warisan budaya Nusantara.(iza)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan