LPK Kaizu Hamagi Gakkou Berangkatkan 3 Peserta Magang ke Jepang, 2 dari Bengkulu Tengah
--
RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO - Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kaizu Hamagi Gakkou kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan memberangkatkan tiga peserta magang ke Jepang. Ketiganya diberangkatkan pada Minggu, 21 September 2025, dan kini telah tiba dengan selamat di Negeri Sakura.
Dari tiga peserta tersebut, dua orang berasal dari Kabupaten Bengkulu Tengah. Mereka akan mengikuti program magang di bidang konstruksi yang berlokasi di Osaka, Jepang, menggunakan skema visa Ginou Jisshu atau visa pemagang keterampilan.
BACA JUGA:Blokade Jalan Berakhir, PT RAA Apresiasi Dukungan Kapolda, Bupati dan DPRD
Pimpinan LPK Kaizu Hamagi Gakkou, Afrianto Santoso, menjelaskan bahwa visa ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk bekerja sekaligus mendapatkan pembinaan langsung dari pihak perusahaan maupun lembaga pelatihan di Jepang.
"Ketiga peserta sudah berangkat kemarin dan hari ini telah tiba di Jepang. Mereka menggunakan visa Ginou Jisshu, yaitu visa magang yang artinya mereka bekerja sambil dibimbing karena belum memiliki sertifikasi kerja profesional seperti pemegang visa Gijinkoku," jelas Afrianto, Senin 22 September 2025.
BACA JUGA:Dijadwalkan Oktober, Mutasi Pejabat Eselon II Bengkulu Tengah Tunggu Pertek BKN
Ia menambahkan, hingga saat ini LPK Kaizu Hamagi Gakkou telah memberangkatkan sekitar 150 siswa ke Jepang, dengan sekitar 25 orang di antaranya berasal dari Bengkulu Tengah yang telah mengikuti program tahun sebelumnya.
Afrianto juga mengingatkan bahwa tahun pertama magang merupakan masa adaptasi yang penuh tantangan bagi peserta, terutama dalam hal bahasa dan budaya kerja.
BACA JUGA:Camat Semidang Lagan Gelar Pertemuan Perdana Bersama Kades: Bahas Ketahanan Pangan dan Dana Desa
"Tahun pertama di Jepang adalah masa yang paling sulit. Mereka harus belajar bahasa Jepang dengan serius karena di tahun pertama akan ada ujian kelayakan. Jika lulus, mereka bisa melanjutkan kontrak hingga tiga tahun," tambahnya.(ryu)