UMB Kukuhkan Lima Profesor Baru, Jadi Mercusuar Ilmu & Agen Perubahan

--

RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO - Universitas Mercu Buana (UMB) mengukuhkan lima guru besarnya. Kelima Guru Besar baru yang dikukuhkan itu, yaitu; Prof. Rizki Briandana, M.Comm., Ph.D. (Bidang Ilmu Media dan Komunikasi), Prof. Dr. Indra Siswanti, M.Si. (Bidang Ilmu Manajemen). Kemudian, Prof. Dr. Ratna Mappanyukki, M.Si. (Bidang Ilmu Audit), Prof. Dr. Dewi Nusraningrum, M.Si. (Bidang Ilmu Manajemen), dan Prof. Dr. Herry Agung Prabowo, M.MSc., Ph.D. (Bidang Ilmu Lean Manufacturing). Mereka menambah panjang daftar guru besar yang dimiliki oleh UMB menjadi 15 profesor.

Dalam amanatnya, Rektor Universitas Mercu Buana, Prof. Dr. Ir. Andi Ardiansyah, M. Eng., mengatakan momen pengukuhan Guru Besar ini disebut sebagai puncak pencapaian akademik, namun bukanlah akhir perjalanan. “Justru di titik ini, tanggung jawab yang lebih besar bagi ilmu pengetahuan, masyarakat, dan bangsa dimulai," kata Prof. Andi di Jakarta, Selasa (19/8). Upacara pengukuhan Guru Besar tersebut dihadiri oleh Ketua LLDIKTI III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., Dr. Hadri Mulya, M.Si. (Anggota Pengawas Yayasan Menara Bhakti), Senat dan Para Wakil Rektor, Dekan dan jajarannya di lingkungan Universitas Mercu Buana, serta para undangan lainnya.

Guru besar, menurut Rektor UMB, harus menjadi mercusuar yang menerangi jalan di tengah samudera luas perkembangan ilmu pengetahuan. Lebih jauh, guru besar juga dituntut berperan sebagai penunjuk arah—seperti GPS—bagi generasi penerus, masyarakat, dan bangsa. “Cahaya mercu suar itu tidak boleh hanya menyinari dunia akademik. Ilmu pengetahuan harus relevan, aplikatif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk dalam menjawab isu-isu global seperti perubahan iklim, keberlanjutan sumber daya, dan kesenjangan sosial,” tutur Andi.

Rektor menegaskan, guru besar sejati bukan hanya penghasil teori, tetapi juga pembawa solusi. Karya mereka tidak boleh berhenti di jurnal bereputasi, melainkan perlu menembus batas kampus dan memberi dampak nyata di lapangan.

“Kita tidak boleh terjebak dalam kenyamanan menara gading yang memisahkan akademik dari realitas masyarakat. Ilmu pengetahuan yang tidak bersentuhan dengan kehidupan sehari-hari akan kehilangan denyutnya,” kata Profesor Peneliti Robot Humanoid ini. UMB memiliki enam fakultas yang terdiri dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, Fakutas Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Psikologi dan Fakultas Desain dan Seni Kreatif. Dari keenam fakultas tersebut tiga di antaranya memiliki program Doktor, yaitu Doktor Manajemen, Doktor Teknik Elektro dan Doktor Ilmu Komunikasi.(**)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan