Bertambah! 59 Rumah di Padang Betuah Terdampak Gempa, Warga Minta Perhatian Pemerintah
--
RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO - Desa Padang Betuah Kecamatan Pondok Kelapa menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah akibat gempa 6,3 magnitudo yang terjadi beberapa waktu lalu. Hingga kini, tercatat sebanyak 59 unit rumah warga mengalami kerusakan. Jumlah ini meningkat dibandingkan data awal dari BPBD Bengkulu Tengah yang hanya mencatat 38 unit rumah terdampak.
Mayoritas rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang, terutama pada bagian dinding yang mengalami retakan cukup parah. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga, karena berpotensi membahayakan keselamatan jika terjadi gempa susulan.
BACA JUGA:Dilirik Jadi Percontohan, Ratusan BPD Muara Enim Datang Studi Tiru
Kepala Desa Padang Betuah, Purnawarman, SH mengungkapkan bahwa meskipun tidak ada rumah yang rusak berat, kondisi retakan di sejumlah rumah cukup serius.
"Dari laporan yang kami terima, total ada 59 unit rumah yang terdampak. Memang tidak ada yang rusak berat, namun banyak yang dindingnya retak panjang dan berisiko roboh jika terjadi gempa susulan," jelas Purnawarman.
Ia menambahkan bahwa pihak desa segera akan melaporkan perkembangan data terbaru ini kepada pemerintah daerah, guna mendapatkan perhatian dan bantuan lebih lanjut.
BACA JUGA:BBM Krisis di Bengkulu Tengah, Pengiriman Terhambat, Antrean Mengular
"Kami berharap ada penanganan segera dari pemerintah daerah dan pihak terkait. Kami juga akan berkoordinasi lebih lanjut dengan BPBD Bengkulu Tengah untuk proses verifikasi dan tindak lanjut bantuan perbaikan," pungkasnya.
Situasi ini menjadi perhatian serius, mengingat Desa Padang Betuah saat ini tercatat sebagai wilayah dengan jumlah rumah terdampak gempa terbanyak di Kabupaten Bengkulu Tengah. (iza)