Suka Makan Pedas? Simak Sederet Khasiat Cabai Rawit yang Tak Terduga
--
RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO - Banyak orang suka mengonsumsi makanan pedas. Bagi yang sedang sakit, makanan pedas merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nafsu makan. Apakah Anda suka menambahkan rasa pedas pada hidangan kamu? Cabai rawit adalah pilihan yang tepat. Sebagian orang menyukai sensasi pedas yang dibawanya ke dalam hidangan, sementara yang lain tidak tahan dengan sedikit rasa.
Cabai rawit tidak hanya menambah rasa pedas pada hidangan Anda, tetapi juga menawarkan beberapa manfaat kesehatan. Meskipun memiliki manfaat ini, cabai rawit sering kali mendapat reputasi buruk karena berbahaya bagi kesehatan kamu. Meskipun konsumsi berlebihan bisa menyebabkan masalah seperti iritasi lambung, menikmati cabai dalam jumlah sedang sebenarnya dapat memberikan beberapa manfaat.
Dari meningkatkan kekebalan tubuh dan membantu penurunan berat badan hingga meredakan nyeri, cabai rawit lebih dari sekadar tambahan pedas pada makanan Anda. Cabai rawit adalah buah kecil dan pedas dari tanaman dalam keluarga capsicum.
Cabai rawit hadir dalam berbagai warna seperti merah, hijau, dan kuning dan digunakan untuk menambah rasa pedas pada makanan. Rasa pedasnya berasal dari senyawa yang disebut capsaicin, yang menyebabkan sensasi terbakar. Cabai rawit umum ditemukan dalam banyak masakan di seluruh dunia dan mengandung banyak vitamin dan antioksidan. Cabai rawit bisa dimakan segar, kering, atau dalam bentuk bubuk, dan dikenal karena manfaatnya bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah sedang. Berikut penjelasannya, seperti dikutip laman Healthshots.com.
1. Mengandung banyak antioksidan
Cabai rawit mengandung banyak antioksidan, yaitu zat yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang bisa merusak sel-sel tubuh, menyebabkan penuaan dini dan penyakit seperti kanker dan masalah jantung. Warna cabai yang cerah disebabkan oleh senyawa seperti beta-karoten, vitamin C, dan karotenoid lainnya, yang semuanya merupakan antioksidan kuat. Antioksidan ini membantu tubuh melawan stres oksidatif dan mengurangi peradangan, yang bisa meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.
2. Mencegah masalah jantung
Salah satu manfaat cabai rawit yang signifikan adalah bisa mendukung kesehatan jantung. Capsaicin, senyawa yang memberikan rasa pedas pada cabai, telah terbukti menurunkan kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah, dan melancarkan peredaran darah. Menurut American Heart Association, orang yang rutin mengonsumsi cabai memiliki risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular 26 persen lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsinya. Faktanya, konsumsi cabai secara rutin dikaitkan dengan penurunan kematian akibat penyebab apa pun sebesar 25 persen dan 23 persen lebih sedikit kematian akibat kanker, dibandingkan dengan orang yang tidak pernah atau jarang mengonsumsi cabai.
3. Baik untuk pencernaan
Meskipun banyak yang percaya bahwa makanan pedas bisa mengiritasi lambung, cabai sebenarnya bisa meningkatkan kesehatan pencernaan. Rasa pedas dari cabai merangsang produksi cairan pencernaan, yang membantu lambung memecah makanan dengan lebih efektif. Hal ini bisa membantu mengatasi masalah pencernaan seperti kembung dan gangguan pencernaan. Selain itu, cabai sangat bermanfaat bagi kesehatan saluran cerna jika dikonsumsi dalam jumlah sedang, ungkap sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Experimental Cell Research.
4. Membantu meredakan nyeri
Capsaicin merupakan bahan utama yang ditemukan dalam berbagai perawatan pereda nyeri, termasuk krim, losion, dan plester, yang digunakan untuk meredakan ketidaknyamanan akibat kondisi seperti radang sendi, herpes zoster, dan nyeri otot. Tersedia pilihan yang dijual bebas untuk mengatasi nyeri sendi atau otot ringan. Produk ini bekerja dengan cara menghilangkan kepekaan reseptor sensorik yang mengirimkan sinyal nyeri ke otak, sehingga secara bertahap mengurangi sensasi nyeri. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine menunjukkan bahwa mengonsumsi 2,5 gram cabai merah setiap hari bagi penderita sakit mag memperburuk nyeri mereka selama lima minggu pertama, tetapi membaik secara signifikan seiring berjalannya waktu.
5. Meningkatkan kekebalan tubuh
Cabai kaya akan vitamin, terutama vitamin C, yang penting untuk sistem kekebalan tubuh yang kuat. Tidak hanya itu, cabai juga kaya akan vitamin A, E, dan B serta kalium, magnesium, zat besi, kalsium, dan antioksidan, yang semuanya diketahui bisa meningkatkan kekebalan tubuh, menurut MOJ Food Processing and Technology. Mengonsumsi cabai secara teratur bisa membantu Anda melindungi diri dari infeksi, meningkatkan kesehatan kulit, dan meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan lain. Namun, konsumsilah dalam jumlah sedang karena bisa mengganggu pencernaan kamu, yang berdampak negatif pada sistem kekebalan tubuh Anda.