Dana Jadi Alasan Molornya Pengiriman Seragam Olahraga dari Pabrik, Kok Bisa?

--

RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO - Dugaan kejanggalan pengadaan seragam olahraga guru ASN di bawah naungan Dinas Dikbud Kabupaten Bengkulu Tengah senilai Rp400 jutaan mendapat sorotan banyak kalangan. Di sisi lain pihak penyedia tetap fokus mengupayakan memenuhi kekurangan seragam yang ditolak oleh PPTK lantaran ketidaksesuaian ukuran. 

Lantas apa kendala penyedia hingga molor? Mengingat pembayaran 100 persen sudah direalisasikan sejak akhir 2025. 

BACA JUGA:Ini Pejabat Eselon 2 Bengkulu Tengah yang Harta Kekayaannya Paling Sedikit

Kepada awak media sebelumnya, Adi menegaskan bahwa memang kekeliruan bukan pada pihak dinas, data ukuran seragam yang diberikan di awal sudah sesuai. Akan tetapi dari pabrik yang beranggapan banyaknya pesanan ukuran S, M dan L beranggapan untuk mengganti menjadi jenis ukuran all size. 

"Kalau di ukuran besar seperti XL dan XXL itu tidak ada yang bermasalah. Karena kemarin data dari Dikbud itu ada beberapa seperti S, M dan L yang hampir setengah, pihak pabrik berinisiatif mungkin juga untuk memangkas kebutuhan sehingga menetapkan dalam ukuran all size," kata Adi.

BACA JUGA:Alat Elektronik Rusak Didata PLN, Warga Harap Penggantian Bukan Sekadar Perbaikan

Adi menambahkan, mengenai hal tersebut dirinya tentu akan menyelesaikan dengan saat ini masih dalam pemesanan untuk mencukupi kekurangan tersebut. Hanya saja masih terkendala di dana karena pihak pabrik baru bersedia mengirimkan barang setelah pelunasan.

"Mengenai hal ini tentu saya akan selesaikan dan sekarang sedang dalam pemesanan. Kalau barangnya itu sudah selesai, tinggal pengiriman dari Jakarta ke Bengkulu. Pihak pabrik juga tidak bisa memberikannya sebelum lunas dari kita" pungkas Adi.(red)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan