Alat Elektronik Rusak Didata PLN, Warga Harap Penggantian Bukan Sekadar Perbaikan

--

RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO - Pasca insiden konsleting aliran listrik menuju Desa Rindu Hati, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, sejumlah peralatan elektronik milik warga dilaporkan mengalami kerusakan. Menyikapi hal tersebut, pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kepahiang melakukan pendataan terhadap warga terdampak.

Salah satu warga, Tomi Gunawan, mengatakan petugas PLN telah mendatangi rumahnya untuk mengecek dan mendata barang elektronik yang rusak. Namun, ia menyebut sebagian warga masih menginginkan adanya penggantian unit baru, bukan hanya perbaikan.

BACA JUGA:Data 41 KDKMP Sudah Terinput ke Kementerian, Satu Gerai Beroperasi Maret Ini

“PLN datang ke rumah untuk mengecek barang elektronik warga yang rusak dan rencananya akan diperbaiki. Namun kami masih berkompromi dengan keluarga. Banyak warga keberatan jika hanya diperbaiki, karena khawatir kualitasnya tidak kembali seperti semula. Warga masih menginginkan diganti dengan yang baru,” ujar Tomi.

Sementara itu, perangkat Desa Rindu Hati, Wendi, membenarkan adanya sejumlah warga yang terdampak akibat gangguan listrik tersebut. Kerusakan yang dilaporkan bervariasi, mulai dari bola lampu, kulkas, hingga perangkat Set Top Box (STB).

BACA JUGA:Sistem Zonasi Bergeser ke Jalur Domisili, Dikbud Bengkulu Tengah Matangkan SPMB 2026

“Benar, ada beberapa warga yang mengalami kerusakan, seperti lampu, kulkas, dan STB. Kalau saya pribadi Alhamdulillah tidak ada kerusakan karena cepat diantisipasi. Namun kami berharap ada tindak lanjut nyata dari pihak PLN,” ungkap Wendi.

Warga berharap proses pendataan yang dilakukan PLN dapat segera ditindaklanjuti dengan solusi konkret sebagai bentuk tanggung jawab atas kerusakan yang terjadi. (one)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan