Dijadwalkan Hari Ini Mantan Kadis Dikbud Bengkulu Tengah Diperiksa Unit Tipidkor Polres
--
Simak Lagi Dugaan Kejanggalan Pengadaan Lampu Berbinar
RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO - Jika tidak ada aral melintang hari ini, Senin 2 Maret 2026 mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bengkulu Tengah, Tomi Marisi akan dimintai keterangannya oleh anggota Unit Tipidkor Polres. Ini terkait kegiatan pengadaan lampu berbinar sekolah yang menelan anggaran Miliaran Rupiah.
Diwartakan sebelumnya, Kapolres Bengkulu Tengah, AKBP. Totok Handoyo, S.Ik melalui Kasat Reskrim, AKP. Junairi, S.H., M.H., melalui Kanit Tipikor, Ipda. Nopiarman, S.H., menjelaskan, mengenai tidak hadirnya Tomi pada panggilan pertama memang dikarenakan adanya kegiatan lain dalam waktu yang bersamaan. Akan tetapi, dari konfirmasi terakhir yang bersangkutan bersedia hadir pada Senin, 2 Maret 2026.
"Awalnya memang bertepatan dengan kegiatan beliau dalam waktu yang sama. Tetapi beliau kooperatif dan selalu mengkonfirmasi kalau berhalangan hadir, bahkan beliau juga mengirimkan jadwal kegiatannya. Dia juga menyatakan siap hadir di hari Senin nanti," kata Nopiarman beberapa hari lalu.
Kegiatan pengadaan lampu penerangan program Berbinar di sekolah-sekolah Kabupaten Bengkulu Tengah TA 2025 menyisakan karut-marut yang menyita perhatian serius Bupati Rachmat Riyanto. Diawali dengan besaran anggaran mencapai Miliaran Rupiah di tengah efisiensi anggaran secara nasional, publik mengkritik banyaknya lampu yang padam, belakangan pihak rekanan angkat bicara bahwa masa pemeliharaan saat itu masih berlangsung, seluruh laporan kerusakan diklaim telah ditindaklanjuti
BACA JUGA:Penyedia Seragam Olahraga Guru Terancam Kena Sanksi
Fakta lain terungkap bahwa pemasangan lampu menjadi beban bagi sekolah, pasalnya tagihan listrik membengkak sementara sumber dananya tidak bertambah.
Terakhir diperoleh info bahwa untuk dana perawatan di Dinas Dikbud tahun ini belum jelas. Sudah barang pasti jika dikembalikan juga ke sekolah penerima lampu semakin menambah beban, alhasil lampu-lampu itu bakalan jadi pajangan lantaran tidak dinyalakan dan tidak diperbaiki jika terjadi kerusakan.(one)