Beberkan Fakta Baru, Dinas Lempar ‘Bola Panas’ Pengadaan Seragam Olahraga ke Penyedia
--
PGRI Desak Segera Dibagikan
RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO – Fakta terbaru dibeberkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bengkulu Tengah terkait dugaan kejanggalan pada pengadaan seragam olahraga guru TA 2024. Dimana dalam Berita Acara Serah Terima (BAST) barang ada tertuang perjanjian batas waktu penyerahan kembali seragam yang tidak sesuai ukuran pada bulan Desember 2025 lalu. Dan versi dinas, dari pihak penyedia menyanggupi hal itu. Sementara hingga Februari 2026, belum kunjung ada pergantian seragam yang tidak sesuai, dengan kata lain jumlah seragam masih kurang dari total pemesanan awal, yakni 1.170 stel.
‘’Memang seharusnya bisa lebih cepat dari ini, itu tanggapan kami. Karena seharusnya saat barang itu dicek ada yang tidak sesuai dan sudah kita kembalikan, dari pihak mereka cepat mengambil tindakan. Dan kemarin itu ada perjanjian kesanggupan untuk melengkapi hingga akhir tahun 2025," jelas PPTK, Tri Pardiansyah, M.Pd.
BACA JUGA:Usai Diberitakan Media Plafon Makam Balai Buntar Diperbaiki, Begini Penampakannya
Tri kembali mengingatkan kepada penyedia untuk segera memenuhi kekurangan seragam, mengingat sudah ditunggu oleh para guru ASN. Tentu sebelum dibagikan, kata Tri, pihaknya akan kembali memeriksa apakah sudah sesuai seluruhnya ukuran atau masih ada kekeliruan.
"Kalau nanti sudah lengkap dan sudah kita cek semua bagus, kami akan langsung bagikan. Yang kemarin saja untung kami cek terlebih dahulu, kalau tidak pasti sudah dibagikan semua karena awalnya pihak penyedia yang ingin membagikan ke sekolah-sekolah," kata Tri.
Di sisi lain, PGRI Kabupaten Bengkulu Tengah prihatin dengan mencuatnya kabar dugaan kejanggalan pengadaan seragam olahraga guru. Meski begitu pihak PGRI enggan mengomentari lebih jauh. Hanya berharap masalah dapat diselesaikan dan seragam dapat segera dibagikan kepada guru-guru.
"Terkait permasalahan yang terjadi baiknya diselesaikan terlebih dahulu oleh PPTK Dinas Dikbud dengan pihak penyedia. Guru sebagai penerima manfaat hanya bisa menunggu hingga seragam olahraga terbsebut dibagikan, harapan kami bisa segera sebab sudah lama. Kalau untuk jumlah totalnya benar, 1.170 guru ASN belum termasuk PPPK," tandas Suparman, M.Pd, Ketua PGRI.(one)