Pemangkasan Pohon di Jalur Liku Sembilan Masuk Bengkulu Tengah, Lalu Lintas Diberlakukan Buka Tutup

--

RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO - Kegiatan pemangkasan dan pembersihan ranting pohon di kawasan Jalur Liku Sembilan mulai memasuki wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah. Kegiatan yang sebelumnya berlangsung di Kabupaten Kepahiang sejak 6 Februari 2026 ini dijadwalkan berlanjut hingga 15 Februari 2026.

Selama proses pemangkasan berlangsung, diberlakukan sistem pengaturan arus lalu lintas buka tutup di sejumlah titik. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran kegiatan di jalur rawan tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bengkulu Tengah, Rahmat Hidayat, mengatakan bahwa untuk wilayah Bengkulu Tengah, kegiatan pemangkasan pohon di kawasan Liku Sembilan mulai dilaksanakan pada 9 Februari dan akan berlangsung hingga 14 Februari 2026.

BACA JUGA:Jalan Kota Niur Kian Rusak, Warga Inisiatif Minta Pemda Pinjamkan Alat Berat

“Untuk wilayah Bengkulu Tengah, kegiatan dimulai hari ini sampai tanggal 14 Februari. Sampai sejauh ini belum ada kendala yang berarti dalam pelaksanaannya,” ujar Rahmat Hidayat, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, pemangkasan dilakukan pada pohon-pohon yang berada di bahu jalan dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan serta mengganggu arus lalu lintas, terutama di jalur berliku dengan tingkat kerawanan tinggi.

Rahmat menambahkan, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak lintas instansi. Pembersihan dilakukan di sepanjang ruas jalan Nalau hingga perbatasan Kabupaten Kepahiang.

BACA JUGA:Warga Talang Pauh Mengeluh Jalan Rusak Bertahun-tahun, Pemkab Diminta Bertindak

“Pihak yang terlibat antara lain Balai Pelaksana Jalan Nasional Bengkulu dan Satker PJN Wilayah I Provinsi Bengkulu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu, BPBD Kabupaten Bengkulu Tengah, serta Satlantas Polres Bengkulu Tengah,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan dilakukannya pemangkasan dan pembersihan tersebut, kondisi jalur Liku Sembilan menjadi lebih aman dan nyaman bagi pengguna jalan, terutama menjelang peningkatan aktivitas lalu lintas.

“Melalui kegiatan ini, kita berupaya meminimalisir potensi kecelakaan akibat pohon atau ranting yang rawan tumbang dan mengganggu lalu lintas,” pungkas Rahmat.(one)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan