Pulang Berjualan Nasi Goreng, Warga Bengkulu Tengah Jadi Korban Begal, Motor Dibawa Kabur Pelaku

Petugas Polsek Talang Empat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi pembegalan di ruas jalan Taba Pasmah–Kembang Seri, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kamis (22/1/2026) dini hari, guna mengumpulkan barang bukti dan mengungkap identitas pelaku.--

RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO - Aksi pembegalan kembali terjadi di Kabupaten Bengkulu Tengah. Kali ini, dua perempuan menjadi korban saat melintas di ruas jalan Taba Pasmah–Kembang Seri, tepatnya di sekitar depan Kuburan Cina, pada Kamis 22 Januari 2026 dini hari sekitar pukul 00.15 WIB. Dalam peristiwa tersebut, satu unit sepeda motor milik korban berhasil dibawa kabur pelaku.

Korban diketahui bernama Rina Tiara Anita (36), warga Desa Dusun Baru II, Kecamatan Karang Tinggi, yang saat kejadian bersama rekannya, Anita Krisnawati (38), warga Desa Penanding, Kecamatan Karang Tinggi. Keduanya mengendarai sepeda motor Honda Beat Street dengan nomor polisi BD 5580 YH.

BACA JUGA:Dugaan Pemotongan BLT Kesra, KPM Desa Datar Lebar Harap Oknum Diberi Sanksi

Kapolres Bengkulu Tengah, AKBP. Totok Handoyo, S.I.K., melalui Kapolsek Talang Empat, Andri Gunawan, S.H membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan jika sebelum kejadian korban pulang dari berjualan nasi goreng di kawasan Panorama pada Rabu 21 Januari 2026 sekitar pukul 23.10 WIB. Saat melintas di depan Kuburan Cina, korban tiba-tiba dihentikan oleh dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor. Pelaku langsung meminta sepeda motor korban secara paksa dengan menodongkan senjata tajam berupa golok. Merasa nyawanya terancam, korban sempat berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

“Pelaku sempat berkata ‘lepe dak motor tu’ sambil mengayunkan golok ke arah korban. Korban berusaha melawan, namun karena terancam, pelaku akhirnya berhasil melarikan diri dengan membawa sepeda motor korban,” jelasnya.

BACA JUGA:Oknum ASN Dishub Benteng Dilaporkan ke Polda, BKPSDM Tegaskan Sanksi Menunggu Proses Hukum

Usai kejadian, korban meminta pertolongan ke rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi pembegalan. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp10 juta.

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah sandal warna hijau merek Pearl Swallow sebelah kiri serta satu bilah parang yang diduga digunakan pelaku saat beraksi.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan intensif, termasuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap identitas pelaku,” kata Andri.

BACA JUGA:Pulihkan Citra, Aktivis Golbe Sarankan Plt Kaban Kesbangpol Benahi Internal

Adapun ciri-ciri pelaku yang berhasil dihimpun di antaranya mengenakan jaket warna merah, memakai topi, dan bertubuh kurus. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut atau mengetahui keberadaan pelaku agar segera melapor ke kantor polisi terdekat.(**)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan