Pembangunan SPPG Semidang Lagan Capai 50 Persen, KG Pastikan Gedung Utama Rampung 20 Januari

--

RAKYATBENTENG.BACAKORAN.CO - Pembangunan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pusat di Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah, terus dikebut meski mendekati akhir masa kontrak pekerjaan. Hingga saat ini, progres fisik pembangunan telah mencapai sekitar 50 persen.

Dalam pelaksanaannya, proyek tersebut mengalami penyesuaian berupa tambahan dan revisi gambar teknis dari pihak pusat, khususnya pada bagian Dinding Penahan Tanah (DPT) sisi samping dan depan bangunan. Perubahan tersebut berpotensi memerlukan pekerjaan bongkar pasang pada beberapa bagian, namun tidak menghentikan proses pembangunan gedung utama.

BACA JUGA:Disorot Publik, PT Bio Teknologi Pastikan HGU Sah dan Operasional Sesuai Aturan

Kepala Gudang (KG) Pembangunan SPPG Semidang Lagan, Tri Yogajati, bersama Site Field Facility (SFF) Yandi Borkat, menjelaskan bahwa revisi gambar dari pusat memang berdampak pada penyesuaian perencanaan teknis, termasuk penyusunan kembali Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP).

“SPPG Taba Lagan ini ada tambahan dan revisi gambar baru, yakni DPT bagian samping dan depan. Sesuai arahan Manajemen Konstruksi (MK), untuk kebutuhan engineering harus dibuat RAP baru. Meski begitu, progres bangunan utama tetap kami maksimalkan untuk mengejar target yang sudah ditetapkan,” ujar Tri Yogajati.

BACA JUGA:Program Peternakan 2026 Fokus Vaksinasi, Dinas Pertanian Benteng Imbau Desa Laporkan Ternak dari Luar Daerah

Ia menyebutkan, saat ini pekerjaan telah memasuki tahap pemasangan sandwich panel atau dinding pada bangunan utama. Progres fisik secara keseluruhan telah melampaui 50 persen, sembari menunggu kedatangan beberapa material dari pusat.

“Saat ini kita sudah masuk tahapan pemasangan sandwich panel di bangunan utama. Progres sudah lebih dari 50 persen, tinggal menunggu material lanjutan,” jelasnya.

BACA JUGA:Kerajinan Bambu Bengkulu Tengah Mulai Bernilai Jual, Disperindagkop Siap Dorong Pemasaran

Tri menambahkan, adanya revisi gambar dipastikan akan berdampak pada estimasi waktu penyelesaian secara keseluruhan. Namun demikian, pihaknya memastikan bahwa bangunan utama tetap ditargetkan rampung pada 20 Januari 2026, sesuai arahan yang diterima.

“Target penyelesaian bangunan utama tetap tanggal 20 Januari. Untuk mengejar itu, tim dari SP, elektrikal, dan MEP saat ini melakukan lembur. Sementara pekerjaan sipil utama sudah selesai. Targetnya Februari sudah bisa dilakukan serah terima,” pungkasnya.(one)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan